BAHAN KAOS DISTRO YANG BAGUS

Jangan menyepelekan jenis bahan kaos distro, salah memilih dapat membuat kaos yang anda kenakan tidak berumur panjang dan cepat rusak. Oleh karena tersebut kamu mesti mengenali jenis bahan kain sebelum melakukan pembelian atau memproduksi suatu kaos, urusan itu dilakukan supaya kamu memahami kualitas bahan kain yang digunakan.

Lalu, jenis bahan kaos apa yang bagus? Berikut susunan jenis bahan kaos distro di grosir kaos distro bandung beserta karakteristiknya:

 

  1. Cotton Combed

Cotton Combed ialah jenis bahan bahan kaos yang tercipta dari 100% kapas (cotton). Jenis kain ini sangat sering dipakai untuk buatan kaos distro di Indonesia. Karakteristik bahan cotton combed mempunyai tekstur permukaan yang halus dan pun kehandalannya dalam menyerap keringat.

Cotton combed sendiri memiliki sejumlah jenis cocok dengan gramasi pada mesin rajut yang digunakan. Cotton Combed jenis tersebut ialah Cotton Combed 20s, 24s, 30s, dan 40s. Berdasarkan dari angka – angka yang tercantum pada gramasi mesin rajut mengindikasikan bahwa semakin tinggi angkanya maka semakin halus kainnya dan pun semakin tipis jadinya. Semakin tipis dan semakin halus berarti semakin mahal harganya.

 

  1. Cotton Carded

Cotton Carded adalahjenis kain yang diciptakan menggunakan mesin pemintal bahan atau yang tidak jarang disebut dengan Carding. Mesin carding mengasingkan kapas dengan teknik digaruk dan menyisakan serat kapas di ujungnya.

Bahan cotton carded tidak banyak lebih kasar dikomparasikan cotton combed, bila dipakai untuk bahan baju hasilnya tidak banyak berbeda, permukaan rajutannya tidak cukup halus dan tidak cukup merata. Bahan yang kedua ini umumnya dipakai untuk bahan kaos distro yang biasa dipasarkan dengan kualitas yang megecewakan sebab harganya terbilang paling murah di bandingkan cotton combed.

kaos dengan bahan cotton carded memang mempunyai tekstur tidak cukup halus dan ingin lebih kasar, inilah perbedaan antara Cotton carded vs Cotton Combed andai kedua bahan di zoom.

 

  1. Cotton Viscose atau CVC

Jenis bahan kaos selanjutnya Cotton Viscose (CVC), jenis kain ini tercipta dari gabungan antara cotton dengan Polyester sampai-sampai memiliki sejumlah kelebihan. Misalnya pada tingkat keawetannya yang paling baik disebabkan adanya gabungan Polyester Viscose yang mempunyai sifat sintetis dan berasal dari proses kimia, diperbanyak lagi pada permukaannya yang halus disebabkan adanya gabungan cotton murni di dalamnya.

Di samping Cotton Combed dan pun Cotton Carded, jenis kain CVC ini pun sering dirasakan sebagai di antara jenis kain yang pun umum dipakai sebagai bahan kaos distro.

bahan Cotton CVC berisi gabungan antara 55% cotton combed dan 45% bahan viscose. Yang menciptakan bahan ini menjadi istimewa ialah karena tingkat susut kainnya lebih tidak banyak dari pada bahan cotton combed. Selain tersebut bahan ini pun mampu menyerap keringat dengan baik.

 

  1. Catton Tc (Teteron Cotton)

Teteron Cotton (TC) yakni jenis bahan kaos yang tercipta dari gabungan Polyester dengan Cotton atau katun murni, tetapi bedanya pada TC komposisi dari Polyester lebih tidak sedikit dibandingkan katunnya (Umumnya Polyester 65%-Cotton 35%).

Bahan TC tidak jarang dikenal sebagai bahan yang tidak cukup adem alias gerah saat dipakai karena tidak terlampau baik menyerap keringat, tetapi tidak mudah menciut mesipun dibersihkan berkali-kali, bertolak belakang dengan bahan-bahan yang diciptakan dari 100% kapas murni, serta harga bahan-nya lebih murah dikomparasikan harga bahan kaos Cotton Combed ataupun Carded.

 

  1. Polyester

Bahan Polyester atau PE adalahjenis bahan kaos yang tercipta dari 100% bahan sintetis alias buatan, mempunyai harga bahan yang lebih murah dikomparasikan katun ataupun campuran, dan umum dipakai untuk kaos-kaos yang diproduksi secara massal.

Ciri khas dari bahan PE ini ialah pada tekstur permukaannya yang kasar serta panas saat dipakai karena tidak bisa menyerap keringat dengan baik, namun tahan lama serta tidak gampang menyusut, dan pun anti jamur dan bakteri.

Leave a Comment